Informasi FRPB
Arsip lengkap berita, peringatan dini, edukasi mitigasi mandiri, serta pengumuman operasional posko FRPB.
Pengumuman
Tim Ambulans FRPB SNIPER 003 Bekerja di Hari Kemerdekaan
Bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, tim ambulans FRPB Bangkalan Unit SNIPER 003 tetap siaga melayani masyarakat. Pada Senin (17/8/2026), unit ini melaksanakan tugas pengantaran jenazah dari Cargo Bandara Internasional Juanda menuju rumah duka di Jl. Durinan Gang II, Desa Bancaran, Kabupaten Bangkalan.Layanan ini menjadi bukti komitmen FRPB dalam memberikan pelayanan kemanusiaan tanpa memandang hari libur nasional. Proses pengantaran berjalan lancar dan khidmat, memastikan almarhum/almarhumah dapat segera dimakamkan sesuai prosedur dan keinginan keluarga.Konfirmasi Langsung dari LapanganCommanding Officer (C.O) Unit SNIPER 003, Verry, mengonfirmasi pelaksanaan tugas tersebut melalui pesan WhatsApp kepada awak media. Ia memastikan bahwa seluruh protokol layanan pengantaran jenazah telah dijalankan dengan standar profesionalisme dan empati tinggi.“Tim kami tetap beroperasi penuh di tanggal merah seperti hari ini. Prioritas utama kami adalah kenyamanan dan ketenangan keluarga yang berduka,” ujar Verry saat dikonfirmasi.Dalam misi kali ini, Verry didampingi oleh Ardiansyah yang bertugas sebagai driver dengan kode panggilan “Siput”. Keduanya bekerja secara sinergis untuk memastikan perjalanan dari bandara hingga titik tujuan di Bangkalan berlangsung aman dan tepat waktu.FRPB Bangkalan: Siaga 24 JamKegiatan pada tanggal 17 Agustus ini menegaskan bahwa layanan ambulans FRPB Bangkalan tidak mengenal kata libur. Unit SNIPER 003 merupakan salah satu armada andalan yang kerap menangani evakuasi medis maupun pengantaran jenazah lintas wilayah, termasuk rute Surabaya-Bangkalan via Bandara Juanda.Bagi masyarakat yang membutuhkan layanan darurat atau pengantaran jenazah, FRPB Bangkalan dapat dihubungi melalui nomor hotline resmi. Layanan ini tersedia selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, termasuk pada hari besar dan perayaan nasional.
Pengumuman
Layani Pengantaran Jenazah dari Juanda ke Bangkalan, Tim Ambulans FRPB SNIPER 003 Bekerja di Hari Kemerdekaan
Bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, tim ambulans FRPB Bangkalan Unit SNIPER 003 tetap siaga melayani masyarakat. Pada Senin (17/8/2026), unit ini melaksanakan tugas pengantaran jenazah dari Cargo Bandara Internasional Juanda menuju rumah duka di Jl. Durinan Gang II, Desa Bancaran, Kabupaten Bangkalan.Layanan ini menjadi bukti komitmen FRPB dalam memberikan pelayanan kemanusiaan tanpa memandang hari libur nasional. Proses pengantaran berjalan lancar dan khidmat, memastikan almarhum/almarhumah dapat segera dimakamkan sesuai prosedur dan keinginan keluarga.Konfirmasi Langsung dari LapanganCommanding Officer (C.O) Unit SNIPER 003, Verry, mengonfirmasi pelaksanaan tugas tersebut melalui pesan WhatsApp kepada awak media. Ia memastikan bahwa seluruh protokol layanan pengantaran jenazah telah dijalankan dengan standar profesionalisme dan empati tinggi.“Tim kami tetap beroperasi penuh di tanggal merah seperti hari ini. Prioritas utama kami adalah kenyamanan dan ketenangan keluarga yang berduka,” ujar Verry saat dikonfirmasi.Dalam misi kali ini, Verry didampingi oleh Ardiansyah yang bertugas sebagai driver dengan kode panggilan “Siput”. Keduanya bekerja secara sinergis untuk memastikan perjalanan dari bandara hingga titik tujuan di Bangkalan berlangsung aman dan tepat waktu.FRPB Bangkalan: Siaga 24 JamKegiatan pada tanggal 17 Agustus ini menegaskan bahwa layanan ambulans FRPB Bangkalan tidak mengenal kata libur. Unit SNIPER 003 merupakan salah satu armada andalan yang kerap menangani evakuasi medis maupun pengantaran jenazah lintas wilayah, termasuk rute Surabaya-Bangkalan via Bandara Juanda.Bagi masyarakat yang membutuhkan layanan darurat atau pengantaran jenazah, FRPB Bangkalan dapat dihubungi melalui nomor hotline resmi. Layanan ini tersedia selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, termasuk pada hari besar dan perayaan nasional.
Pengumuman
FRPB Punya Layanan Ambulance Gratis Bagi Warga Kurang Mampu
Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kabupaten Pamekasan yang dibentuk sebagai wadah relawan yang bergerak dibidang penanggulangan bencana, Baik saat pra bencana, tanggap darurat, maupun pasca bencana, kini juga merambah pada layanan sosial kemanusiaan.Budi Cahyono, pendiri, sekaligus ketua FRPB, saat dihubungi pewarta siagakota.net, Rabu (22/07/2026) mengatakan bahwa bidang sosial kemanusiaan yang dimaksud adalah layanan ambulance gratis bagi masyarakat kurang mampu, seperti bantuan antar jemput berobat ke dokter, kontrol ke Rumah Sakit, evakuasi korban kecelakaan, dan pengantaran jenasah. Untuk dana operasional didapatkan dari donatur yang peduli terhadap program ini.“Layanan ambulance menjadi salah satu program unggulan yang tumbuh dari kebutuhan nyata masyarakat kurang mampu terkait dengan pemenuhan layanan kesehatan. Sementara ini kami melayani rute Pamekasan ke seluruh Madura, Surabaya, hingga kota lain sesuai kebutuhan rujukan medis dan kesepakatan,”Budi yang saat ini bekerja di BPBD Kabupaten Pamekasan juga berharap agar upayanya membuat kantor cabang di Kabupaten/Kota Jawa Timur dalam rangka memperluas jangkauan layanan ambulance lintas daerah, mendapat respon positif dari berbagai komunitas. Saat ini ada 5 unit ambulance, dan didukung tim relawan terlatih menangani kegawat daruratan, yang siap digerakkan untuk melayani masyarakat yang membutuhkan.Dikatakan pula bahwa saat terjadi bencana, unit ambulance yang dimiliki FRPB aktif membantu evakuasi di berbagai lokasi. Diantaranya saat terjadi Erupsi Semeru, Gempa Cianjur, dan kejadian lainnya. Semua kegiatan selalu dilakukan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan BPBD Provinsi maupun Kabupaten/Kota, sesuai dengan sistem komando penanganan darurat bencana.“Saat ini kami hadir di Sumenep, Bangkalan, dan Surabaya. Untuk daerah lain, kami sedang menjalin kerja sama dengan komunitas setempat untuk menjalankan program ini, termasuk penyediaan rumah singgah,“ Katanya lagi.Yeka Kusumajaya, penggerak Yayasan Mitigasi di Kota Malang, mengatakan apa yang sedang dirintis Budi Cahyono ini merupakan hal yang baik sebagai sebuah ajakan kepada relawan untuk lebih peduli kepada masyarakat yang kurang mampu dan sering terlupakan oleh pemerintah.“Jika memungkinkan apa yang dilakukan oleh FRPB juga dilaporkan ke pemerintah agar diketahui dan ditindak lanjuti sesuai undang-undang yang mengatakan bahwa fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara,” Katanya saat dihubungi sisgakota.net.Sedangkan Suprapto dari Basecamp Juanda Coffee Sedati Sidoarjo, ketika dihubungi lewat selulernya mengatakan bahwa program layanan ambulance yang dirintis abah Budi akan sangat bermanfaat bagi masyarakat kurang mampu, terkait dengan pengantaran untuk berobat ke psukesmas atau rumah sakit.“Semoga program ini dapat berkolabarasi dengan berbagai komunitas relawan untuk menjalankan misi kemanusiaan, yang selama ini kesulitan menyediakan unit ambulance untuk membantu transportasi pasien yang tidak mampu,” Pungkasnya.
Data Pelayanan & Aksi Relawan
Catatan riwayat pelayanan ambulan, peminjaman oksigen, dan kursi roda untuk umum dan lain-lain.
Pengiriman air bersih
FRPB : PAMEKASAN
Armada: MOBIL PRIBADI
Tujuan: Desa Larangan Tokol
Relawan: Budi Cahyono, Rudi Setiawan, Ach. Diendien Syarifuddin, Syamsul Hidayat, Khoirul Anam