Call Center Darurat: 081357259222 | Posko Induk: Kab. Pamekasan, Jawa Timur
Memuat jadwal salat hari ini...
Informasi Publik

Informasi FRPB

Arsip lengkap berita, peringatan dini, edukasi mitigasi mandiri, serta pengumuman operasional posko FRPB.

FRPB Pamekasan Prioritaskan Aksi Kemanusiaan, Sediakan Ambulans Gratis hingga Rumah Singgah di Surabaya Pengumuman
11 Aug 2026
FRPB Pamekasan Prioritaskan Aksi Kemanusiaan, Sediakan Ambulans Gratis hingga Rumah Singgah di Surabaya

Markas Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Pamekasan yang berlokasi di Jalan Agus Salim Gang 5 Nomor 53, Pamekasan, disambangi salah satu media Jawa Timur, pada Rabu (11/03/2026) malam. Kehadirannya disambut langsung oleh Ketua Umum FRPB Pamekasan, Budi Cahyono, didampingi Ketua Harian FRPB, Chandra Kirana. Dalam kesempatan tersebut, tim media menggali sejumlah capaian dan program kemanusiaan yang selama ini dijalankan oleh FRPB Pamekasan. Budi Cahyono menjelaskan, sejak berdiri FRPB Pamekasan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan kegiatan kemanusiaan. Salah satu program yang berjalan adalah layanan ambulans gratis bagi masyarakat kurang mampu, terutama bagi warga yang mengalami musibah atau kedukaan. Selain itu, FRPB juga aktif membantu penanganan kecelakaan serta berbagai kegiatan penanggulangan bencana di wilayah Madura dan sekitarnya.“Selain memberikan pertolongan dalam berbagai kejadian darurat, kami juga menyediakan ambulans gratis bagi warga kurang mampu yang sedang mengalami kedukaan,” ujar Budi. Tidak hanya berfokus di Pamekasan, FRPB juga terus memperluas jaringan relawannya. Saat ini, organisasi tersebut telah membuka beberapa cabang di daerah lain, di antaranya Kamal, Kabupaten Bangkalan, serta Surabaya.Lebih jauh, Budi mengungkapkan bahwa FRPB juga menyediakan layanan rumah singgah bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan saat menjalani perawatan di rumah sakit di Surabaya. Beberapa rumah singgah yang telah disiapkan berada di kawasan RSAL Surabaya dan RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Fasilitas tersebut ditujukan untuk membantu keluarga pasien, khususnya yang berasal dari daerah dan memiliki keterbatasan ekonomi. “Kami lebih memprioritaskan layanan kemanusiaan dan kerja nyata dalam penanggulangan bencana daripada sekadar wacana,” tegas Budi.Sementara itu, Ketua Harian FRPB Pamekasan, Chandra Kirana, mengakui bahwa perjalanan organisasi relawan tidak selalu berjalan mulus. Ia menyebut, selain mendapat apresiasi dari masyarakat dan sejumlah pejabat, FRPB juga kerap menerima kritik bahkan penilaian negatif.Namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat para relawan untuk terus bergerak membantu masyarakat. “Selama menjalankan kegiatan kemanusiaan dan penanggulangan bencana, tentu banyak pengalaman menarik yang kami alami, termasuk berbagai respons dari masyarakat,” ujar Chandra.Menurutnya, dalam dunia kerelawanan terdapat dua cara pandang yang sering kali berbeda. Pertama adalah logika matematis yang berorientasi pada perhitungan materi, dan yang kedua adalah logika keikhlasan yang berangkat dari panggilan hati untuk membantu sesama. “Relawan sejatinya bekerja atas dasar panggilan jiwa yang ikhlas. Dan keikhlasan itu soal hati, bukan soal materi,” pungkasnya.

Baca Selengkapnya
Aksi Kemanusiaan FRPB Bantu Evakuasi Korban Kapal Terbakar di Sumenep Berita Posko
11 Aug 2026
Aksi Kemanusiaan FRPB Bantu Evakuasi Korban Kapal Terbakar di Sumenep

Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kabupaten Pamekasan menyiagakan personel dan armada ambulance di Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep, guna mendukung proses evakuasi korban insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II. Budi Cahyono, Ketua FRPB merasa bangga komunitasnya mendapat kepercayaan untuk bersama-sama Tim dari BASARNAS, TNI, POLRI, BPBD Kabupaten Sumenep, dan komunitas relawan setempat, untuk melakukan tugas penyelamatan. Mereka bertugas sejak hari Minggu (02/08/2026). “Kami menugaskan enam personil relawan dari FRPB Cabang Sumenep dengan armada ambulance yang siap digerakkan sewaktu-waktu. Sambil menunggu perkembangan, kami terus berkoordinasi dengan semua pihak yang terlibat dalam operasi ini,” Kata Budi kepada pewarta Siagakota.net.Dikatakan pula, bahwa dengan adanya kepercayaan para pihak kepada FRPB, tentunya kami wajib menjaga kepercayaan itu dengan selalu meningkatkan kapasitas personil di bidang pencarian dan pertolongan, evakuasi dan perawatan medis melalui berbagai pelatihan secara berkala. Sementara itu, Koordinator FRPB Cabang Sumenep, Maryono, mengatakan kesiapsiagaan tersebut merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan terhadap para korban dan keluarga yang terdampak. Tim relawan bersiaga untuk memberikan pelayanan evakuasi serta bantuan medis apabila dibutuhkan sewaktu-waktu. “FRPB menyiagakan ambulance beserta personel di Pelabuhan Kalianget untuk membantu proses evakuasi korban. Saat ini posisi kami siap melaksanakan arahat dari BASARNAS, TNI, POLRI, Tenaga Kesehatan, dan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi kemanusiaan ini,” Ujarnya. Ia menegaskan bahwa seluruh relawan akan tetap berada dalam kondisi siaga hingga proses evakuasi dan penanganan korban selesai. Menurutnya, aksi kemanusiaan  harus mengedepankan semangat gotong royong dan solidaritas.Pelabuhan Kalianget menjadi salah satu titik penting dalam penanganan dan evakuasi korban oleh tim gabungan. Operasi penyelamatan melibatkan Basarnas, KSOP, SROP Kalianget, TNI, Polri, serta berbagai unsur terkait.Seperti diketahui, KMP Mutiara Sentosa II mengalami kebakaran saat berlayar dari Surabaya menuju Makassar. Namun di perairan Sumenep mengalami kebakaran pada hari minggu (02/08/2026) pagi, yang membuat seluruh penumpang panik menyelamatkan diri dengan jalan mencebur ke laut sampai akhirnya dapat diselamatkan. Menurut info dari personil FRPB di lapangan, saat ini sedang di lapangan, bahwa hingga kini, tim SAR masih melakukan pencarian korban, sedangkan di posko petugas terus berupaya memvalidasi data penumpang yang masih berbeda antara manifes dan temuan di lapangan. Termasuk melakukan penyelidikan penyebab kebakaran.

Baca Selengkapnya
11 Tahun Mengabdi, FRPB Pamekasan Pacu Semangat Relawan Hingga Jadi Garda Kemanusiaan Madura Pengumuman
11 Aug 2026
11 Tahun Mengabdi, FRPB Pamekasan Pacu Semangat Relawan Hingga Jadi Garda Kemanusiaan Madura

Genap sebelas tahun sudah Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Pamekasan hadir dan mengabdi untuk kemanusiaan. Berdiri sejak 1 November 2014, organisasi ini terus bertransformasi dari gerakan kecil para relawan menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana dan aksi sosial di Kabupaten Pamekasan. Budi Cahyono, pendiri sekaligus Ketua FRPB Pamekasan, mengingat kembali awal mula terbentuknya forum tersebut. “Kami mulai dari niat tulus membantu sesama, tanpa dukungan besar. Semua berangkat dari semangat gotong royong dan keikhlasan,” ujarnya (31/10). Pada awal berdirinya tahun 2014, organisasi ini bernama Relawan Penanggulangan Bencana Pamekasan. Dua tahun kemudian, tepatnya November 2016, nama itu berganti menjadi Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Pamekasan. Perubahan tersebut dimaksudkan untuk mengakomodasi lebih banyak organisasi kemanusiaan agar bisa bergabung tanpa menghilangkan identitas induk masing-masing. Langkah penting lainnya terjadi pada 2020, ketika FRPB Pamekasan memperoleh pengesahan hukum dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. Dengan legalitas itu, FRPB semakin kuat secara kelembagaan dan diakui sebagai mitra resmi pemerintah daerah dalam bidang penanggulangan bencana. Seiring waktu, kiprah FRPB kian meluas. Sejak 2018, mereka aktif mengedukasi pelajar dan guru tentang mitigasi bencana. Program ini terus diperluas hingga 2025, mencakup sebelas sekolah di wilayah Pamekasan. Selain memberikan materi kebencanaan, para relawan juga menanamkan nilai kesiapsiagaan dan solidaritas sosial. Pada November 2023, salah satu relawan FRPB, Chandra Kirana, mencatat prestasi nasional dengan meraih juara tiga Guru Berprestasi Tingkat Nasional dari Kementerian Agama RI. Pencapaian itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh anggota forum. Awal 2025, FRPB kembali menunjukkan aksi nyata untuk lingkungan. Bersama TNI AL Batuporon dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), mereka menanam seribu bibit mangrove di Pantai Lembung Galis sebagai langkah mitigasi abrasi dan perubahan iklim. Tak lama berselang, pada Oktober 2025, FRPB melaksanakan latihan vertical rescue di Dam Samiran bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) untuk meningkatkan keterampilan penyelamatan di medan ekstrem. Selain fokus pada kebencanaan, FRPB juga menjalankan layanan ambulans gratis bagi masyarakat. Program ini menjadi bagian dari kepedulian sosial forum di luar situasi darurat bencana. “Kemanusiaan tidak hanya soal menolong saat bencana, tapi juga hadir di setiap kesulitan warga,” kata Budi Cahyono. Dalam bidang kaderisasi, FRPB aktif melibatkan relawan muda dalam kegiatan regional, termasuk Jambore Forum Pengurangan Risiko Bencana Jawa Timur 2025. Kegiatan tersebut menjadi wadah pembelajaran dan regenerasi bagi para calon relawan tangguh. Memasuki usia sebelas tahun, FRPB Pamekasan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mengedukasi, membantu, dan menjaga semangat kemanusiaan di bumi Madura. “Relawan tidak menunggu bencana datang. Mereka belajar, bergerak, dan bertahan demi kemanusiaan,” tutup Budi Cahyono.

Baca Selengkapnya
Dokumentasi Lapangan

Data Pelayanan & Aksi Relawan

Catatan riwayat pelayanan ambulan, peminjaman oksigen, dan kursi roda untuk umum dan lain-lain.

OFFLINE 0 View Menunggu Siaran...
Live Stream
0 Menonton
Aktifkan Suara Siaran?

Browser memerlukan persetujuan sebelum memutar audio lapangan.

Belum Ada Siaran Aktif

Personel belum memulai siaran visual darurat.

Standby Mode
Mute
Ambulan Sabtu, 17/10/2026
Respon Laka Lantas dengan korban 3

FRPB : PAMEKASAN

Armada: FRPB 012 KAYANA

Tujuan: Rsud Smart Pamekasan

Relawan: Zainorrohman, Ahmad Karimullah, Wira Yudha, Azhar Fahmi Muhammad

Dokumentasi Foto:
Ambulan Sabtu, 17/10/2026
Pengantaran jenazah dari jl. Veteran, Pamekasan

FRPB : PAMEKASAN

Armada: FRPB 012 KAYANA

Tujuan: Lobuk, Bluto, Sumenep

Relawan: Budi Cahyono

Dokumentasi Foto:
Ambulan Jumat, 16/10/2026
Pengantaran pasien dari jl. Dirgahayu, Pamekasan

FRPB : PAMEKASAN

Armada: FRPB 002 KIJANG BALAP

Tujuan: Rsud Smart Pamekasan

Relawan: Zain Matin Septa A, Ainul Roziq

Dokumentasi Foto:
Ambulan Jumat, 16/10/2026
Pengantaran Jenazah dari Rs Smart Pamekasan

FRPB : PAMEKASAN

Armada: FRPB 002 KIJANG BALAP

Tujuan: Desa Trasak Pamekasan

Relawan: Zain Matin Septa A

Dokumentasi Foto:
SPAB Jumat, 16/10/2026
Sosialisasi pembentukan Satuan Pendidikan Aman Bencana

FRPB : PAMEKASAN

Armada: FRPB 010 MAMMOTH

Tujuan: SMA Al Ma'arif Terrak, Tlanakan, Pamekasan

Relawan: Budi Cahyono, Juli Purnama, Imam Bukhori M, Dewi Andriyani

Dokumentasi Foto:
Sosialisasi Jumat, 16/10/2026
Lanjutan pembentukan Destana Desa Longos Kec Gapura Sumenep

FRPB : PAMEKASAN

Armada: FRPB 010 MAMMOTH

Tujuan: Desa Longos Kec Gapura Sumenep

Relawan: Budi Cahyono

Dokumentasi Foto: