Call Center Darurat: 081357259222 | Posko Induk: Kab. Pamekasan, Jawa Timur
Informasi Publik

Kabar & Edukasi Kebencanaan

Arsip lengkap berita, peringatan dini, edukasi mitigasi mandiri, serta pengumuman operasional posko FRPB Madura.

11 Tahun Mengabdi, FRPB Pamekasan Pacu Semangat Relawan Hingga Jadi Garda Kemanusiaan Madura Pengumuman
11 Aug 2026
11 Tahun Mengabdi, FRPB Pamekasan Pacu Semangat Relawan Hingga Jadi Garda Kemanusiaan Madura

Genap sebelas tahun sudah Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Pamekasan hadir dan mengabdi untuk kemanusiaan. Berdiri sejak 1 November 2014, organisasi ini terus bertransformasi dari gerakan kecil para relawan menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana dan aksi sosial di Kabupaten Pamekasan. Budi Cahyono, pendiri sekaligus Ketua FRPB Pamekasan, mengingat kembali awal mula terbentuknya forum tersebut. “Kami mulai dari niat tulus membantu sesama, tanpa dukungan besar. Semua berangkat dari semangat gotong royong dan keikhlasan,” ujarnya (31/10). Pada awal berdirinya tahun 2014, organisasi ini bernama Relawan Penanggulangan Bencana Pamekasan. Dua tahun kemudian, tepatnya November 2016, nama itu berganti menjadi Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Pamekasan. Perubahan tersebut dimaksudkan untuk mengakomodasi lebih banyak organisasi kemanusiaan agar bisa bergabung tanpa menghilangkan identitas induk masing-masing. Langkah penting lainnya terjadi pada 2020, ketika FRPB Pamekasan memperoleh pengesahan hukum dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. Dengan legalitas itu, FRPB semakin kuat secara kelembagaan dan diakui sebagai mitra resmi pemerintah daerah dalam bidang penanggulangan bencana. Seiring waktu, kiprah FRPB kian meluas. Sejak 2018, mereka aktif mengedukasi pelajar dan guru tentang mitigasi bencana. Program ini terus diperluas hingga 2025, mencakup sebelas sekolah di wilayah Pamekasan. Selain memberikan materi kebencanaan, para relawan juga menanamkan nilai kesiapsiagaan dan solidaritas sosial. Pada November 2023, salah satu relawan FRPB, Chandra Kirana, mencatat prestasi nasional dengan meraih juara tiga Guru Berprestasi Tingkat Nasional dari Kementerian Agama RI. Pencapaian itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh anggota forum. Awal 2025, FRPB kembali menunjukkan aksi nyata untuk lingkungan. Bersama TNI AL Batuporon dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), mereka menanam seribu bibit mangrove di Pantai Lembung Galis sebagai langkah mitigasi abrasi dan perubahan iklim. Tak lama berselang, pada Oktober 2025, FRPB melaksanakan latihan vertical rescue di Dam Samiran bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) untuk meningkatkan keterampilan penyelamatan di medan ekstrem. Selain fokus pada kebencanaan, FRPB juga menjalankan layanan ambulans gratis bagi masyarakat. Program ini menjadi bagian dari kepedulian sosial forum di luar situasi darurat bencana. “Kemanusiaan tidak hanya soal menolong saat bencana, tapi juga hadir di setiap kesulitan warga,” kata Budi Cahyono. Dalam bidang kaderisasi, FRPB aktif melibatkan relawan muda dalam kegiatan regional, termasuk Jambore Forum Pengurangan Risiko Bencana Jawa Timur 2025. Kegiatan tersebut menjadi wadah pembelajaran dan regenerasi bagi para calon relawan tangguh. Memasuki usia sebelas tahun, FRPB Pamekasan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mengedukasi, membantu, dan menjaga semangat kemanusiaan di bumi Madura. “Relawan tidak menunggu bencana datang. Mereka belajar, bergerak, dan bertahan demi kemanusiaan,” tutup Budi Cahyono.

Baca Selengkapnya
Dukung Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II, FRPB Sumenep Siagakan SDM dan Unit Ambulans Berita Posko
03 Aug 2026
Dukung Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II, FRPB Sumenep Siagakan SDM dan Unit Ambulans

Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kabupaten Sumenep menyiagakan personel beserta armada ambulans di Pelabuhan Kalianget untuk mendukung proses evakuasi korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II. Kesiapsiagaan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap operasi kemanusiaan yang melibatkan tim gabungan dalam penanganan korban insiden kebakaran kapal di perairan utara Sumenep. Koordinator FRPB Sumenep, Maryono, mengatakan relawan disiagakan untuk membantu proses evakuasi serta memberikan layanan medis apabila diperlukan. “FRPB Sumenep menyiagakan ambulans beserta personel di Pelabuhan Kalianget untuk membantu proses evakuasi korban. Kami siap bersinergi dengan Basarnas, TNI, Polri, tenaga kesehatan, dan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi kemanusiaan ini,” ujarnya. Menurut Maryono, seluruh personel akan tetap bersiaga hingga proses evakuasi dan penanganan korban dinyatakan selesai. Ia menegaskan, semangat gotong royong dan kolaborasi antarlembaga menjadi kunci dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para korban dan keluarga yang terdampak. Diketahui, KMP Mutiara Sentosa II mengalami kebakaran saat berlayar dari Surabaya menuju Makassar. Pelabuhan Kalianget menjadi salah satu titik utama dalam proses penanganan dan evakuasi korban. Operasi penyelamatan melibatkan Basarnas, KSOP, SROP Kalianget, TNI, Polri, tenaga kesehatan, serta berbagai unsur relawan.

Baca Selengkapnya
Dari Bibit ke Mitigasi, FRPB Tanam 260 Pohon di Trawas Pengumuman
02 May 2026
Dari Bibit ke Mitigasi, FRPB Tanam 260 Pohon di Trawas

Upaya mitigasi bencana terus digencarkan Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB). Kali ini, puluhan relawan dari FRPB Surabaya dan Pamekasan melakukan aksi penanaman ratusan bibit pohon di kawasan Obis Camp, Trawas, Sabtu (2/5). Sebanyak 260 bibit pohon ditanam dalam kegiatan tersebut. Rinciannya meliputi 200 vetiver, 20 asam jawa, 10 glodokan, 20 tabebuya, serta 10 sengon. Penanaman ini difokuskan pada area rawan longsor guna memperkuat struktur tanah dan menjaga keseimbangan lingkungan. Ketua FRPB Kabupaten Pamekasan, Budi Cahyono, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mengurangi risiko bencana tanah longsor. “Penanaman dilakukan untuk mencegah longsor dan menjaga stabilitas tanah,” ujarnya. Ia menambahkan, seluruh bibit yang digunakan merupakan hasil pembibitan mandiri dari FRPB Pamekasan. Hal ini menjadi bentuk kemandirian sekaligus komitmen organisasi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Aksi tersebut sekaligus menjadi ajang peningkatan kapasitas bagi anggota FRPB dari dua daerah. Sebanyak 50 peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota FRPB Surabaya serta Pamekasan turut ambil bagian. Selain penanaman, kegiatan ini juga diisi dengan koordinasi dan penguatan peran relawan dalam penanggulangan bencana berbasis masyarakat. Diharapkan, kolaborasi lintas daerah ini mampu memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah Jawa Timur. Aksi penghijauan ini menjadi bukti riel bahwa peran relawan tidak hanya saat tanggap darurat, tetapi juga dalam upaya mitigasi dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Baca Selengkapnya
Dokumentasi Lapangan

Data Pelayanan & Aksi Relawan

Catatan riwayat pelayanan ambulan, peminjaman oksigen, dan kursi roda untuk umum.

65

Pelayanan Ambulan

6

Peminjaman Oksigen

0

Kursi Roda

0

Penanganan Bencana

0

Standby Event
Ambulan Kamis, 06/08/2026
Pengantaran pasien dari Telang wekaf

Armada: -

Tujuan: Rsud Bangkalan

Relawan: Septian Helen Ardiansyah, Budi Cahyono

Dokumentasi Foto:
Ambulan Kamis, 06/08/2026
Jemput Jenazah ke Argopuro

Armada: -

Tujuan: Dusun Basoka, Rubaru Sumenep

Relawan: Zain Matin Septa A, Ainul Roziq

Dokumentasi Foto:
Ambulan Selasa, 04/08/2026
Evakuasi Laka Lantas di jl. Trunojoyo

Armada: -

Tujuan: Rsud Smart Pamekasan

Relawan: Zain Matin Septa A

Dokumentasi Foto:
Ambulan Selasa, 04/08/2026
Antar pasien kontrol dari Ds Nyalabu Laok

Armada: -

Tujuan: Rs Siti Khodijah, Sidoarjo

Relawan: Zainorrohman, Dewi Andriyani

Dokumentasi Foto:
Ambulan Senin, 03/08/2026
Antar pasien kontrol

Armada: -

Tujuan: Rsud Smart Pamekasan

Relawan: Zain Matin Septa A

Dokumentasi Foto:
Ambulan Senin, 03/08/2026
Siaga Evakuasi korban Mutiara 2 sumenep

Armada: -

Tujuan: Pelabuhan Kalianget

Relawan: Maryono, Moh Aunul Abet, Nurul Fauzi

Dokumentasi Foto: